Telah dilihat sebanyak 391 kali

TEPPA Bangun Sistem Monitoring Anggaran

Selasa, 10 Desember 2013 | 17:12 WIB
Diposting oleh Administrator

SEKAYU Berita Muba - Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) membangun Sistem Monitoring TEPPA (Sismotep). Demikian diutarakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Musi Banyuasin Ir Akmal Edy melalui Kabid Evaluasi Pengendalian Pembangunan Eko Oktavian SE Msi, Selasa (10/12).

Menurut Eko langkah strategis TEPPA tersebut diungkapkan pada Rapat Kerja Evaluasi Realisasi APBD Tingkat Kabupaten dan Kota Se-Indonesia di Nusa Dua Bali, Sabtu (7/12).  Raker ini dihadiri oleh Bupati Muba H Pahri Azhari.

Dirinya menambahkan, selain membangun Sismotep, TEPPA juga melakukan penguraian sumbatan (debottlenecking), menerbitkan instrumen terkait blokir dan efektivitas proses lelang, hingga mengusulkan kinerja menteri didasarkan pada besarnya realisasi anggaran belanja. Pengawasan langsung yang dilakukan TEPPA telah mendorong daerah untuk membangun pengendalian internalnya secara terintegrasi.

Sejak 2012, TEPPA telah memantau realisasi belanja 33 provinsi berikut dukungan debottlenecking-nya. Mulai 2013, TEPPA memperluas jangkauannya hingga ke tingkat kabupaten/kota. Dalam prakteknya, koordinasi pengendalian di kabupaten/kota dilakukan oleh provinsi sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

Pada Rapat Kerja Evaluasi Realisasi APBD Tingkat Kabupaten dan Kota Se-Indonesia di Nusa Dua Bali, hadir 496 bupati/walikota se-Indonesia. Mereka merapatkan barisan untuk mendorong percepatan realisasi APBD kabupaten/kota. Raker ini mengangkat tajuk ‘Pelaksanaan Anggaran yang Berkualitas melalui Transparansi Anggaran dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan atas Pengelolaan Anggaran Daerah’.

“Sebanyak 302 kabupaten/kota dari 32 provinsi telah melakukan pelaporan melalui Sismotep. Artinya, sekitar 60 persen kabupaten/kota se-Indonesia sudah tergabung dalam Sismontep dan dapat difasilitasi pelaksanaan APBD-nya oleh TEPPA,” pungkas Eko.

(Penulis: Cindy Irfina Octareva , Editor: Amiriansah)

        

Komentar

Berita Lainnya
Hak Jawab

    Jika ada berita kami yang tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik atau pedoman media siber


    Silahkan gunakan hak jawab dan mengadu ke redaksi www.beritamuba.com


    Bila tidak mendapatkan pelayanan semestinya silahkan mangadu ke Dewan Pers


    LAYANAN ADUAN
    HAK JAWAB